Wednesday, January 4, 2012

Ulasan Mobil Bekas: Volvo S90


Merk: Volvo
Model: S90
Transmisi: Otomatis
Tahun Pembuatan: 1998
Harga Baru (pada saat punya/tes): Beli bekas di tahun 2008 seharga 72 jt
Harga Bekas (pada saat penulisan ulasan): Dijual 2010 seharga 65 jt

Spesifikasi Kendaraan:
- Mesin bensin 2922 CC 6 silinder
- Tenaga maksimum 204 HP/6000 RPM
- Torsi maksimum 27,2 KGM/4300 RPM
- Transmisi otomatis 4 speed
- Kapasitas tangki BBM 80 liter

Ulasan:
Volvo, sebuah merk yang identik dengan mobil menteri di masa orde baru dan lekat dengan kesan aman. Saya rasa bukan sebuah kesalahan untuk memilih mobil merk ini, terutama tipe S90 nya. Kenapa? Yang pasti jok nya ENAK dan NYAMAN! Hingga saat ini saya belum menemukan mobil lain yang punya jok senyaman Volvo. Balutan kulit aslinya yang lembut juga bikin punggung adem selama perjalanan. Untuk suspensi boleh saya katakan masuk kategori nyaman walau tidak empuk seperti Toyota Crown. Tingkat keheningan kabin sangat baik, suara mesin nyaris tidak terdengar, sekilas di kecepatan 120 km/h yang terdengar cuma suara ban dan sedikit suara angin. Audio bawaan mobil dengan 8 buah speaker kalau untuk kelas standar sudah sangat baik menurut saya. Konsumsi BBM (pertamax) untuk dalam kota ada di kisaran 1:5 - 1:6, sementara luar kota bisa tembus 1:9,8. Cukup bagus untuk mesin sebesar ini. Fitur keamanan seperti ABS dan Airbag serta Side Airbag sudah tersedia.

Positif:
Interior mewah, kabin hening, mesin bertenaga, posisi duduk SANGAT NYAMAN dan citra sebagai mobil mewah tidak luntur walau sudah berumur.

Negatif:
Onderdil genuine mahal, khususnya seperti selang-selang radiator, satunya bisa mencapai 600 rb. Tapi onderdil sangat mudah didapat, mulai dari bengkel resmi sampai ke sentra sentra onderdil. Rata-rata jok kulit sudah retak dan robek. Untuk parts detail interior sudah susah dicari, jadi pastikan cari unit yang masih lengkap dan baik.

Ringkasan:
Untuk yang ingin sedan eropa bekas di kelas Mercedes Benz seri E dan BMW seri 5, mobil ini bisa jadi alternatif pilihan.

Pendapat pribadi (subjektif):
Secara kebetulan, unit yang pernah saya miliki dulunya terawat dengan sangat baik, jadi kondisi mesin, interior dan eksterior masih mendekati sempurna. Untuk pemakaian selama 2 tahun tidak pernah ada kendala berarti, hanya sekali mogok karena fuel pump mati, itupun karena sudah uzur memang. Bahkan sudah 3 kali bolak balik Jakarta - Wonogiri - Jakarta.

Bagaimana? Cukup? Apa masih terasa kurang mewah? Kalau begitu coba simak varian yang satu ini. Mobil ini pernah saya pakai sekitar 1,5 tahun, pemilik pertamanya adalah Kedutaan Besar Swedia di Indonesia. Namanya ada Volvo S90 Executive, walau ada juga yang bilang nama aslinya adalah Volvo 960 Royal Level III. Hmmm tapi di pasaran lebih populer dengan nama Volvo S90 2+2 karena jok belakangnya yang berbeda. Yuk simak.


















Pembeda utamanya dari versi S90 biasa adalah mobil ini lebih panjang sekitar 15 cm, alhasil panjang total mobil pun mencapai 5 meter. Jangan kuatir karena radius putar mobil ini termasuk kecil, jadi parkir atau berputar bukan hal yang terlalu sulit. Dengan bodi yang dipanjangkan itu, didapat kabin belakang yang lebih lega dan ditambahkan beberapa fitur kunci yang maknyus. Apa saja ya? Hmm di kabin belakang hanya tersedia dua kursi yang bisa disetel maju mundur dan turun naik, lalu ada cool box yang bisa menampung 2 kaleng minuman ringan. AC untuk penumpang belakangpun tersedia langsung dan bisa mengatur audio dari konsol tengah yang ada. Nah bila di S90 biasa hanya tersedia 8 speaker, maka di S90 Executive ini ada 10 speaker. Lalu kalau kita merasa silau atau terlalu banyak cahaya yang masuk dari kaca belakang, tinggal tekan saklar maka krey elektrik akan bekerja. Untuk sektor mesin dan transmisi tidak ada perbedaan, masih memakai mesin 2922 CC yang sama. Tertarik? Silahkan berburu, tapi unit ini sangat langka, sehingga tak heran bila harga bekasnya jauh lebih mahal ketimbang versi standarnya. 

Ulasan Mobil Bekas: Suzuki Grand Escudo XL7 A/T


Merk: Suzuki
Model: Grand Escudo XL7
Transmisi: Otomatis
Tahun Pembuatan: 2004
Harga Baru (pada saat punya/tes): Beli bekas di tahun 2009 seharga 112 jt
Harga Bekas (pada saat penulisan ulasan): Masih dipakai

Spesifikasi Kendaraan:
- Mesin bensin 2493 CC V6 6 silinder
- Tenaga maksimum 160 HP/6500 RPM
- Torsi maksimum 22,1 KGM/3500 RPM
- Transmisi otomatis 4 speed
- Kapasitas tangki BBM 66 liter

Ulasan:
Nama XL7 yang menggambarkan kapasitas 7 penumpang sebenarnya lebih mirip slogan belaka, karena sesungguhnya kursi baris terakhir hanya akan nyaman diduduki oleh anak kecil dan sama sekali tidak nyaman buat orang dewasa. Jadi idealnya mobil ini hanya untuk 5 orang saja. Tapi secara keseluruhan mobil ini menyenangkan, apalagi buat perjalanan jauh. Kapasitas bagasi besar apabila jok baris terakhir dilipat. Tersedia banyak tempat penyimpanan barang dan ada 3 soket 12V untuk kebutuhan listrik, 2 di depan dan 1 di bagasi, jadi mencharge HP atau perangkat lain tidak perlu rebutan. Mesinnya lamban di putaran bawah tapi bertenaga di putaran atas, akibatnya konsumsi BBM (pertamax) untuk jalur luar kota hanya bisa maksimal di angka 1:8,9. Di dalam kota berkisar 1:6. Tapi semua terbayar dengan kemampuan akselerasi yang baik, jadi sangat aman untuk menyalip kendaraan di depan. Sayang sekali untuk pasaran Indonesia tidak tersedia versi 4wd, hanya saja di saat semua mobil sekelasnya menggunakan penggerak roda depan, mobil ini masih menggunakan penggerak roda belakang dengan gardan rigid, pastinya lebih meyakinkan untuk dipakai melibas jalanan rusak.

Positif:
Performa mesin bagus dan tanjakan tinggi sama sekali tidak menjadi masalah, interior terlihat cukup mewah, suspensi nyaman, transmisi otomatis responsif. AC double blower...duingiiinn!

Negatif:
Konsumsi BBM agak boros, harga onderdil lumayan mahal dan untuk yang sudah berumur rata-rata jok kulitnya sudah retak atau robek dan kain pada doortrim sering terangkat atau robek.

Ringkasan:
Sangat pas untuk dijadikan mobil keluarga ataupun untuk aktifitas sehari-hari, harga unit bekasnya yang terjangkau tapi sudah mendapatkan banyak fitur seperti Airbag dan ABS serta kenyamanan lebih ketimbang mobil baru dengan harga sama.

Pendapat pribadi (subjektif):
Performa yang buat saya sangat luar biasa, ditambah kehandalannya buat perjalanan jauh membuat mobil ini jadi favorit di rumah, sempat ingin dijual tapi batal, karena untuk mobil baru dengan kemampuan sama harus merogoh kocek jauh lebih dalam.


Ulasan Mobil Bekas: Isuzu Panther Touring A/T


Merk: Isuzu
Model: Panther Touring
Transmisi: Otomatis
Tahun Pembuatan: 2004
Harga Baru (pada saat punya/tes): Beli bekas di tahun 2011 seharga 115 jt
Harga Bekas (pada saat penulisan ulasan): Masih dipakai

Spesifikasi Kendaraan:
- Mesin diesel 2499 CC turbo direct injection 4 silinder
- Tenaga maksimum 80 HP/3500 RPM
- Torsi maksimum 19,5 KGM/1800 RPM
- Transmisi otomatis 4 speed
- Kapasitas tangki BBM 55 liter

Ulasan:
Mobil yang berukuran cukup besar ini sangatlah lega, apabila kursi baris paling belakang dilepas, akan didapatkan bagasi yang sanggup memuat banyak sekali barang. Suara mesin yang menerobos masuk ke kabin juga sudah boleh dibilang cukup halus. Total kapasitas supir dan penumpang adalah antara 5 - 8 orang. Sayang mesinnya yang sudah menggunakan turbo terasa biasa-biasa saja, tidak ada akselerasi yang mengesankan, apalagi dipadu transmisi otomatis, makin terasa lamban apalagi jika mau menyalip kendaraan di depan. Benar-benar butuh perhitungan cermat. Konsumsi BBM nya masih standar lah, bermain di rentang 1:8 untuk dalam kota dan maksimal 1:11 untuk luar kota.

Positif:
Kabin luas, muat banyak penumpang dan barang, mesin teknologi lawas jadi bisa minum solar jelek, perawatan mudah dan didukung jaringan ATPM nya yang luas.

Negatif:
Getaran mesin tinggi, akselerasi lamban, transmisi otomatis tidak responsif, kualitas interior biasa saja bahkan pada doortrim terkesan jelek dan tidak rapi. Suspensi luar biasa limbung, jadi berhati-hatilah apabila menikung. Suspensi depan cenderung lembek dan mengayun, sementara suspensi belakang kalau mobil kosong terasa keras tapi kalau dimuati penuh gampang mentok stopper.

Ringkasan:
Mobil ini pas untuk dijadikan mobil keluarga karena daya angkutnya yang besar, tapi sepertinya perlu sedikit perhatian di sektor suspensi.

Pendapat pribadi (subjektif):
Mobil ini dibeli untuk keperluan operasional kerja, tapi sayang transmisi otomatisnya tidak menyenangkan dan suspensi juga sangat tidak enak kalau dibawa jalan jauh untuk perjalanan antar kota.

Ulasan Mobil Bekas: Daihatsu Taft F73

Kembali saya menjumpai anda lagi setelah beberapa bulan tidak menambah tulisan. Kali ini saya mau sajikan ulasan tentang mobil bekas. Kenapa mobil bekas? Ya, saat ini mobil bekas memiliki pasar yang sangat baik karena mobil-mobil baru bagi sebagian orang atau mungkin bagi banyak orang masih dirasakan mahal. Saya mulai dari mobil-mobil yang pernah atau masih saya pakai ya.


Merk: Daihatsu
Model: Taft F73
Transmisi: Manual
Tahun Pembuatan: 2002
Harga Baru (pada saat punya/tes): Beli bekas di tahun 2009 
Harga Bekas (pada saat penulisan ulasan): Tidak ada patokan pasti 

Spesifikasi Kendaraan:
- Mesin diesel 2765 CC N/A indirect injection 4 silinder
- Tenaga maksimum 76 HP/3600 RPM
- Torsi maksimum 17 KGM/2200 RPM
- Transmisi manual 5 speed plus 4wd dengan rasio High/Low
- Kapasitas tangki BBM 60 liter

Ulasan:
Merupakan mobil yang sangat "alami dan jujur", karena walau tahunnya muda, dia lahir dengan kaca engkol dan sewaktu keluar dari pabrik hanya dapat central lock saja. Jadi AC dan Radio/Tape harus pasang sendiri. Untuk tipe F73 yang sudah memakai suspensi independen dengan batang torsi di depan dan rigid five link dengan per keong di belakang, kenyamanannya sedikit membaik ketimbang versi F70 nya yang masih memakai per daun. Saya katakan sedikit membaik karena masih bumpy khas mobil serbaguna. Yang jauh membaik adalah tingkat kestabilan saat melahap tikungan. Spesifikasi mesin di atas kertasnya memang terlihat kecil secara angka, tapi ketika digunakan di lapangan yang merupakan habitatnya, mobil ini cukup powerful, mampu menanjak dengan baik walau top speed nya tidak bisa tinggi. Kecepatan jelajah nyamannya adalah 80 km/h, maksimum speed yang masih ideal adalah 100 km/h, walau saya pernah memacunya hingga maksimum 135 km/h, tapi bentuk bodi kotak dan bibitnya sebagai kendaraan serbaguna sangat tidak pas untuk kecepatan ini, karena mesin sudah meraung-raung.

Positif:
Konsumsi BBM cukup hemat, bermain di rentang 1:8 untuk dalam kota dengan kemacetan hebat dan bisa meraih 1:13 untuk perjalanan luar kota. Mesin mudah dirawat dan mesin diesel primitifnya masih sanggup menelan solar kualitas rendah bahkan kualitas "busuk" sekalipun. Daya tahan mesinnya sangat tinggi sepanjang dirawat secara teratur sesuai jadwal periodik perawatannya. Didukung 4wd dengan rasio High dan Low, kemampuan jelajah semakin tinggi.

Negatif:
Mesin berisik, getaran tinggi, akselerasi lamban dan minim akomodasi kabin. Jok belakang masih face to face dan sempit untuk orang dewasa serta pastinya jadi tidak nyaman bagi penumpang belakang untuk perjalanan jauh.

Ringkasan:
Mobil yang cocok bagi mereka yang tinggal di daerah yang jalanannya kurang baik atau untuk pekerja proyek. Ideal karena perawatan rutin dan perbaikan ringan sangat bisa masuk kategori do it yourself. Atau cocok pula bagi sebagian kalangan yang punya kenangan tersendiri dengan mobil ini, jadi harap maklum bila harga bekasnya sudah tak lagi mengikuti harga pasar, karena akhir-akhir ini sudah mulai berpindah ke segmen mobil hobi.

Pendapat pribadi (subjektif):
Saya cinta sekali dengan mobil ini karena kemudahan perawatannya dan tidak terlalu pilih-pilih kondisi jalan. Kemanapun saya pergi, jarang sekali sampai saya harus balik kanan grak. Dan yang paling penting tidak cengeng dan minim breakdown time selama dirawat dengan benar.




Thursday, September 29, 2011

Keunggulan Mesin Diesel



Mesin diesel sudah kita kenal sejak belasan atau bahkan puluhan tahun yang lalu. Kemudian umumnya kesan kita terhadap mesin diesel adalah berisik, bergetar, lamban, tidak bisa lari, asap hitam, susah dirawat dan mahal dalam perawatan. Beberapa dari hal di atas adalah merupakan kenyataan tetapi juga sekaligus lebih merupakan mitos yang sudah berkembang di masyarakat luas selama ini.
Lebih parah lagi, di kalangan masyarakat berkembang pula hal-hal seperti malu bila harus antri di SPBU bersama truk dan bis saat harus mengisi bahan bakar. Percaya tidak percaya tetapi hal seperti itu terjadi.
Sebenarnya mesin diesel ini justru memiliki keunggulan dalam hal perawatan yang justru amat sangat mudah dan murah karena tidak ada sistem pengapian seperti busi, koil dan distributor, kita hanya perlu mengganti oli mesinnya secara teratur sesuai jadwal, tentunya dengan menggunakan oli asli berkualitas baik yang sesuai dengan spesifikasi mesin dan melakukan penggantian rutin filter udarafilter oli serta filter solarnya.
Jangan lupa juga untuk melakukan kalibrasi pompa injeksi dan nozel di bengkel spesialis kalibrasi apabila dirasa performa mesin mulai menurun (umumnya dilakukan antara 50.000 km sampai dengan 100.000 km sekali). Hanya dengan melakukan hal ini maka mesin diesel akan selalu memberikan performa yang senantiasa maksimal. Sayangnya, seiring dengan kesan ketangguhan mesin diesel ini, banyak pemilik mobil bermesin diesel yang mengabaikan perawatan rutinnya sehingga terjadilah kerusakan berat pada mesin dan timbul biaya perbaikan yang mahal. Padahal pada mesin bensin pun apabila tidak dirawat dan mengalami kerusakan juga akan memakan biaya perbaikan yang sama besarnya atau bahkan bisa lebih mahal. Dalam kondisi terawat, mesin diesel akan sangat awet dan tahan lama, itulah sebabnya kenapa truk, bis dan alat berat masih setia dengan menggunakan mesin peminum solar ini.
Dari sisi efisiensi, kendaraan bermesin diesel sanggup berjalan 30% lebih jauh dari mesin bensin yang berkapasitas sama. Mesin ini pun lebih aman dan lebih tahan terhadap air, jadi tidak perlu kuatir apabila digunakan untuk menembus jalanan yang tergenang air selama ketinggian air tidak mencapai posisi belalai saringan udara. Karakter khas mesin diesel yang memiliki torsi besar di putaran mesin rendah akan menguntungkan kita saat berkendara menembus kemacetan yang seringkali kita alami terutama di jalanan kota-kota besar dan ketika kita berkendara di medan jalan pegunungan yang penuh dengan tanjakan dan turunan.
Melihat perkembangannya, mesin diesel modern saat ini sudah jauh berbeda dengan mesin diesel lawas. Suaranya sudah jauh lebih halus, tenaga yang dihasilkan juga makin besar bahkan bisa menyaingi mesin bensin. Tingkat polusi yang dihasilkan pun sudah jauh lebih rendah. Hanya saja, saat ini memang pajak untuk mobil bermesin diesel masih sedikit lebih tinggi dari mesin bensin dan bahan bakar solar yang tersedia di negara kita belum sepenuhnya dapat mengakomodir kebutuhan mesin-mesin diesel modern. Memang ada bahan bakar solar berkualitas tetapi harus ditebus dengan harga yang lebih mahal ketimbang solar biasa.
Melihat banyak keunggulan mesin diesel sebagaimana diuraikan diatas, kenapa harus takut jika ingin menggunakan mesin diesel? Karena sebuah mesin, apapun itu baik bensin maupun diesel akan tetap bertahan dalam performa puncaknya apabila mendapatkan perawatan yang optimal dari sang pemilik.

Bingung Memilih Oli? Ini Tipsnya

Bagi anda yang memiliki mobil baru atau relatif baru biasanya tidak perlu repot untuk urusan yang satu ini. Kenapa? Biasanya mobil anda masih dirawat di bengkel resmi dan anda tinggal ikuti saja oli yang direkomendasikan oleh bengkel tersebut. Nah tapi bagi anda yang sudah tidak merawat mobil kesayangan di bengkel resmi, tentunya sudah tak asing lagi ketika harus mengunjungi toko atau bengkel spesialis ganti oli.

Permasalahannya bukan pada apakah anda kenal dengan pemilik bengkelnya, atau seakrab apa anda dengan advisor yang ada di bengkel atau toko oli itu. Kadang anda pasti dibuat bingung dalam memilih oli bukan? Itu masalah sesungguhnya. Bayangkan, sekian banyak merk oli dengan beragam harga, mulai dari puluhan ribu per liter hingga yang ratusan ribu per liter tersedia lengkap. Hingga mungkin timbul pemikiran di benak anda bahwa oli yang mahal itu selalu bagus dan cocok untuk mobil anda. Seringkali ini dipicu dengan promosi dari sang penjual yang gigih menawarkan pada anda untuk membeli oli tertentu dengan harga tertentu.

Stop! Saatnya berhenti bingung dan saatnya memahami oli. Oli adalah pelumas yang dirancang untuk melumasi bagian bergerak pada mesin agar seluruh komponen mesin dapat bergerak dengan lancar tanpa mengalami macet atau jammed. Bayangkan logam bergesekan dengan logam tanpa ada pelumas di antaranya, dijamin akan macet dalam waktu singkat. Selain itu oli berfungsi juga untuk membersihkan bagian dalam mesin dari kotoran-kotoran yang terjadi akibat sisa pembakaran.

Yang pertama kali perlu anda tengok adalah buku manual mobil anda, lalu cari bab yang berhubungan dengan Perawatan, Servis ataupun Spesifikasi (kalau bukunya masih ada tentunya, seringkali buku ini hilang atau malah jadi pajangan semata). Pada bab tersebut, anda bisa menemukan spesifikasi dari oli yang cocok untuk digunakan pada mobil anda termasuk berapa liter oli yang dibutuhkan. Tak hanya oli mesin, spesifikasi oli transmisi dan oli gardan pun turut dijelaskan dalam bagian itu. Apabila buku manual mobil anda sudah tidak ada, anda bisa mencari informasi ini di internet ataupun bertanya pada teman di komunitas pengguna mobil yang sama, biasanya mereka akan dengan senang hati berbagi referensi dan informasi.

Spesifikasi oli umumnya selalu melibatkan dua hal yaitu, SAE* yang menunjukkan tingkat kekentalan dan API SERVICE yang menunjukkan kualitas atau daya tahan oli tersebut dalam melumasi mesin anda. Tingkat kekentalan oli sangat beragam, misalnya SAE 0W-30, 5W-30, 10W-40, 15W-40, 15W-50, 20W-50 dan 80W-90** untuk oli dengan tingkat kekentalan ganda serta SAE 30, 40, 90** dan 140** untuk oli dengan tingkat kekentalan tunggal.

Lain lagi dengan API SERVICE*** yang selalu diawali dengan huruf S dan C (S untuk oli mesin bensin dan C untuk oli mesin diesel). Klasifikasi SA, SB, SC, SD, SE, SF, SG, SH, SJ, SM dan seterusnya adalah oli untuk mesin bensin dan abjad kedua setelah huruf S menunjukkan kualitas serta daya tahan oli tersebut. Makin tinggi abjad di belakang huruf S maka makin tinggi pula kualitas perlindungan yang diberikan oleh oli tersebut. Pun begitu dengan oli mesin diesel yang diawali dengan huruf C yaitu, CA, CB, CC, CD, CE, CF, CG, CH, CI, CJ dan seterusnya.

Sebagai contoh, misalnya dalam buku manual dijelaskan bahwa mobil anda harus menggunakan oli mesin dengan SAE 10W-40 dan minimal API SERVICE SJ, maka anda tinggal mencari oli dengan spesifikasi yang sesuai (kuncinya adalah perhatikan SAE nya dan API SERVICE nya). Jika di toko ada oli dengan SAE 10W-40 dan API SERVICE SM, ya! Oli ini bisa anda pakai! Lho yang diperlukan kan hanya SJ lalu kenapa saya boleh pakai SM? Di spesifikasi disebutkan minimal SJ, itu artinya anda boleh memakai oli dengan API SERVICE SJ ke atas, yang penting jangan di bawah minimal.

Di toko atau bengkel, banyak sekali merk oli menyediakan spesifikasi yang sama, selebihnya pilihan ada di tangan anda, ingin pakai merk yang mana. Pertimbangannya mungkin bisa kembali pada harga per liter, anda fanatik dengan merk X atau oli merk X tersebut memang direkomendasikan untuk mobil anda.

Jangan mudah untuk terjerumus ke dalam bujuk rayu penjual yang “memaksa” anda membeli oli merk tertentu dengan harga yang sangat mahal dan mengatakan oli itu bagus untuk mesin anda. Bisa jadi oli tersebut memang oli yang bagus dan harganya memang mahal, tapi apakah memang oli itu yang jadi kebutuhan mesin anda? Karena oli-oli mahal ini umumnya memiliki tingkat kekentalan yang rendah (cenderung encer) dan berkualitas tinggi tapi hanya cocok untuk mobil-mobil dengan teknologi mesin yang maju atau mobil yang dioperasikan di wilayah dengan suhu udara yang dingin dan mengalami musim salju. Mengapa demikian? Karena mesin-mesin canggih masa kini dirancang dengan kerapatan antara komponen yang sangat presisi, sehingga celah antara komponen pun sangat kecil, itulah sebabnya mesin jenis ini butuh oli yang lebih encer supaya mudah untuk dipompakan dan dialirkan ke seluruh penjuru mesin. Tentunya mubazir bukan jika mobil anda masih mengusung teknologi lawas dan harus menggunakan oli yang bisa dikatakan over spec dan mahal, apalagi kita hidup di negara dengan iklim tropis yang panas.

Lalu apa efek oli yang over spec? Ambil contoh mobil diesel anda belum mengadopsi teknologi common rail injection alias masih minum solar biasa dan bukunya mewajibkan anda memakai oli mesin diesel SAE 15W-40 dan API SERVICE CH, lalu anda memakai oli mesin diesel dengan SAE 10W-40 dan API SERVICE CJ. Bisa jadi efek perlindungan yang diberikan cukup baik atau lebih baik karena API SERVICE nya lebih tinggi, tapi karena olinya lebih encer maka anda akan mengalami penguapan oli yang besar pula. Tidak efisien bukan? Mengingat oli mesin diesel berkategori CJ juga hanya cocok untuk mesin diesel yang meminum solar dengan sulfur rendah, kalau tetap dipaksakan bisa-bisa anda harus sering mengganti oli mesin.

Sebaliknya jika anda sudah menggunakan mobil dengan spesifikasi mesin yang masuk dalam kategori modern, bila anda menggunakan oli di bawah klasifikasi yang ditentukan, sudah pasti mesin canggih anda akan berumur pendek. Sebagai contoh, jika spesifikasi mewajibkan mesin anda menggunakan oli dengan SAE 0W-30 dan API SERVICE SM, sudah pasti anda tidak boleh menggunakan oli dengan SAE 10W-40 dan API SERVICE SG karena spesifikasi kekentalan oli ini berbeda dan kualitasnya berada di bawah ketentuan yang diharuskan pabrikan mobil anda.      

Jadi mahal atau murahnya oli bukan patokan, yang menjadi panduan utama adalah kebutuhan mesin mobil anda sendiri. Sesuaikan dengan spesifikasi yang diminta maka mesin mobil anda akan selalu gembira dalam melayani segala kebutuhan anda dalam berkendara. Penting untuk diingat, saat ini banyak sekali beredar oli palsu di pasaran, terutama untuk oli yang penjualannya laris. Pastikan anda membeli oli di tempat yang terpercaya dan punya reputasi serta nama baik di bisnis oli. Efek dari penggunaan oli palsu adalah fatal bagi mesin dan bisa membuat kantong anda menipis hanya dalam sekejap. Pertanyaan selanjutnya yang timbul di benak anda mungkin adalah, membeli oli apa ya? Sintetis atau Mineral? Tunggu ulasan berikutnya tentang oli, tapi sampai tahap ini anda pasti sudah paham harus membeli oli dengan spesifikasi apa.

Selamat memilih oli! Jangan lupa selalu rutin melakukan penggantian oli untuk keawetan mesin anda.

Keterangan:

*SAE: Society of Automotive Engineers, yaitu salah satu badan yang berwenang untuk menentukan fungsi dan tingkat kekentalan oli.

**Oli dengan tingkat kekentalan ini umumnya digunakan sebagai pelumas penerus daya mesin seperti transmisi dan gardan.

***API SERVICE: American Petroleum Institute, yaitu salah satu badan yang berwenang untuk melakukan uji coba terhadap oli dan menentukan tingkat kualitas oli. 

Saat Libur Tiba



Betapa menyenangkan saat hari libur yang ditunggu-tunggu telah tiba, karena di saat itulah anda bisa mengajak keluarga pergi berlibur keluar kota. Dari sekian banyak moda transportasi yang ada, mobil pribadi masih merupakan salah satu alat transportasi favorit untuk digunakan menempuh perjalanan jauh.

Berbeda dengan pengendaraan di dalam kota, perjalanan jauh dengan mobil membutuhkan persiapan yang matang supaya liburan anda bisa berjalan dengan lancar. Setelah semua barang bawaan dan perbekalan disiapkan, ada dua hal yang tidak boleh luput dari perhatian anda. Yang pertama adalah anda sebagai pengemudi, yang kedua adalah mobil anda sendiri.

Bagi pengemudi yang akan melakukan perjalanan jauh, pastikan tubuh dalam kondisi yang sehat dan layak untuk mengemudi dalam jarak yang panjang. Atur waktu keberangkatan secermat mungkin, supaya anda bisa tidur cukup sebelum memulai perjalanan. Harap diingat bahwa yang menentukan keselamatan anda dan keluarga di jalan bukan seberapa lama dan seberapa jauh pengalaman anda dalam mengemudi tapi yang menentukan adalah seberapa sehat kondisi tubuh anda saat itu dan seberapa baik indera penglihatan anda dapat melihat sehingga otak dengan cepat bisa merespon segala situasi. Jadi jangan paksakan diri anda mengemudi disaat kondisi tubuh sedang tidak fit, apalagi jika sedang dibawah pengaruh obat yang memang harus anda konsumsi saat itu.

Untuk mobil yang akan digunakan, ada baiknya anda melirik kembali kartu servis mobil anda, perhatikan dengan cermat jarak tempuh saat ini dengan interval servis berikutnya dan perkirakan jarak perjalanan yang akan anda tempuh. Apabila masih jauh, anda bisa saja tidak perlu melakukan servis terlebih dahulu, tapi bila sudah dekat dengan jadwal servis berikut, segeralah lakukan. Biasanya di masa-masa libur, banyak bengkel resmi dari berbagai merk mobil yang menggelar pengecekan gratis, manfaatkan fasilitas ini agar mobil anda dapat di diagnosa untuk mengetahui apa saja yang perlu diperbaiki atau diganti. Apabila ada, minta dan catatlah alamat serta nomor telepon dari jaringan bengkel resmi yang ada di daerah yang akan anda lalui, ini akan sangat berguna apabila mobil anda mengalami gangguan.

Tak lupa, bawalah peralatan wajib seperti ban cadangan beserta dongkrak dan kunci ban, satu set tool kit standar, senter, sekering cadangan, bohlam lampu utama dan lampu rem untuk berjaga-jaga apabila lampu anda mati di tengah jalan, tali kipas cadangan, oli mesin 1 (satu) liter, air cadangan untuk radiator beberapa botol, strap atau tali untuk menderek, kotak P3K dan segitiga pengaman. Khusus untuk air cadangan radiator, sebaiknya jangan bawa air mentah atau air tanah, bawa saja air yang dapat dikonsumsi. Mengapa? Anggaplah anda tidak membutuhkannya untuk mengisi radiator, tetapi dalam keadaan darurat anda dapat mengkonsumsinya.  



Setelah semua siap, susun barang bawaan anda di bagasi mobil dengan tepat, tempatkan barang yang tidak akan dibutuhkan selama perjalanan di tempat yang dalam atau paling bawah baru kemudian tempatkan barang yang kemungkinan akan anda perlukan. Jangan membawa barang berlebihan, apalagi sampai menutupi kaca spion tengah, ini akan membuat anda kesulitan memantau kondisi di belakang mobil anda. Apabila anda menaruh barang di rak atap mobil, perhatikan ketinggian susunannya, apabila terlalu tinggi akan berpengaruh pada kestabilan mobil anda saat bermanuver di tikungan dan bisa membuat mobil terbalik karena kehilangan kontrol. Untuk kenyamanan di dalam kabin, sebaiknya tempatkan barang-barang yang penting saja, misal bekal makanan dan minuman serta obat-obatan pribadi.

Saat mengemudi jarak jauh, tak jarang kantuk menyerang di tengah perjalanan, apabila hal ini terjadi pada anda, segeralah menepi di tempat yang aman, misalnya di tempat peristirahatan atau SPBU. Gunakan waktu untuk beristirahat dan tidur bila perlu. Jangan memaksakan diri dengan meminum minuman berkafein seperti kopi atau minuman energi karena minuman ini hanya akan memiliki efek sementara saja. Setelah selesai beristirahat, keluarlah dari mobil, basuh wajah anda dengan air dan lakukan senam ringan, ini akan membantu tubuh anda kembali segar dan rileks, jangan lupa konsumsi air putih secukupnya setelah itu. Apabila anda ingin makan, sangat disarankan untuk tidak makan berlebihan karena hanya akan membuat anda mengantuk saat mengemudi.

Semoga tips dan trik di atas dapat membantu anda dalam mempersiapkan perjalanan jauh. Selamat berlibur.